HUMBAHAS,Suara Sumut News],- Suasana khidmat sekaligus semarak menyelimuti Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan pada pagi hari ini. Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas), jajaran petugas bersama sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menggelar upacara bendera yang tampil beda dan penuh makna. (29-06-2026).
Ada dua hal mencolok yang membuat peringatan tahun ini terasa begitu istimewa. Pertama, seluruh petugas Rutan tampak anggun dan gagah mengenakan berbagai pakaian adat nusantara. Kedua, upacara kali ini mengusung tema sentral yang menyentuh hati: "Ayah Wajib Hadir".
Penggunaan baju adat oleh para petugas bukan tanpa alasan. Selain untuk melestarikan budaya bangsa, warna-warni pakaian adat ini menyimbolkan bahwa Rutan Humbang Hasundutan adalah sebuah "keluarga besar" yang merangkul perbedaan demi mencapai tujuan pembinaan yang harmonis.
Upacara yang diikuti oleh pejabat struktural, staf, serta perwakilan WBP ini berlangsung dengan penuh rasa nasionalisme, namun tetap diselimuti atmosfer kekeluargaan yang kental.
"Peringatan Harganas dengan tema 'Ayah Wajib Hadir' ini menjadi momentum refleksi yang mendalam, khususnya bagi warga binaan yang saat ini sedang terpisah jarak dengan keluarga. Kami ingin mengingatkan kembali bahwa fisik boleh terbatas di dalam Rutan, namun peran, doa, dan kehadiran hati seorang ayah untuk keluarganya di rumah tidak boleh terputus," ujar Kasubsi Pengelolaan yang bertindak sebagai inspektur upacara dalam amanatnya.
Bagi beberapa WBP yang berkesempatan mengikuti upacara, momen ini mendatangkan haru sekaligus motivasi baru. Tema yang diangkat seolah menjadi alarm pengingat bagi mereka untuk terus memperbaiki diri selama masa pembinaan, agar kelak siap kembali ke tengah masyarakat sebagai sosok ayah yang seutuhnya.
(Jon]kpr).
