Notification

×

Iklan

Iklan

Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Aman, Masyarakat Humbang Hasundutan Diimbau Tidak ’Panic Buying’

Jumat, 06 Maret 2026 | Maret 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-06T09:21:31Z

HUMBAHAS,Suara Sumut News],- Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan menyusul munculnya antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).


Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memantau kondisi distribusi BBM di lapangan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Masyarakat diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar tidak menimbulkan antrean panjang di SPBU.


Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan, Chiristison R. Marbun, menyampaikan bahwa pasokan BBM di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).


“Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus memantau distribusi BBM di lapangan dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Stok BBM dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan normal,” ujar Chiristison R. Marbun, Jumat (6/3/2026).


Sekda menjelaskan bahwa sesuai dengan surat BPH Migas Nomor T-194/MG.05/BPH/2026, tanggal 19 Februari 2026 tentang Penyampaian Kuota Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) Tahun 2026, kuota BBM untuk Kabupaten Humbang Hasundutan ditetapkan sebesar Minyak Solar 16.080 KL dan Pertalite 16.757 KL.


Berdasarkan informasi dari SBM Sibolga II Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Muhammad Faray menyampaikan bahwa  ketersediaan BBM untuk wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.


Selain itu, pernyataan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait pasokan BBM juga disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan kebutuhan energi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.


Sekda juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menggunakan energi secara bijak, efisien, serta sesuai kebutuhan. Masyarakat diharapkan tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG karena tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum.


Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi energi di daerah guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.


Melalui langkah tersebut, diharapkan situasi tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM.


(Jon]diskominfo).


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update