Notification

×

Iklan

Iklan

Orang Tua Tidak Ada Kabar, Seorang Wanita Nekat Berjalan Kaki Dari Tarutung Ke Sibolga

Kamis, 27 November 2025 | November 27, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-27T13:38:19Z

HUMBAHAS, Suara Sumut News],- Surga ada ditelapak kaki ibu, itu lah kira2 yang ada dibenak seorang anak ke ibunya setalah beberapa hari Tapanuli Tengah dilanda bencana longsor , Kasih sayang seorang putri kepada ibunya tidak bisa dipungkiri,dimana seorang putri yang sampai rela berjalan kaki meninggalkan dua orang anaknya di kabupaten Humbang hasundutan, kecamatan Doloksanggul naik sepeda motor sampai kabupaten Tapanuli Utara dan berjalan kaki dari sana menuju kabupaten Tapanuli tengah demi menjenguk ibunya ke kabupaten Tapanuli tengah, (Tapteng ) karena tidak ada kabar setelah terjadinya bencana banjir bandang di kota Sibolga.


N,bancin.( 35 ) yang akrab dipanggil Serly Setelah terus menghubungi keluarga,kerabat dan saudara yang ada disana tidak ada yang merespon karena jaringan komunikasi tidak ada akibat bencana yang melanda daerah tersebut sehingga N.Bancin nekat berjalan kaki dari Tarutung ke Sibolga,kamis 27 nov 2025 sejak pukul 06:00 wib  untuk memastikan keberadaan keluarganya dan ibunya yang tinggal seorang diri.


"Tidak ada jalan lain selain berjalan kaki,karena saya tidak mungkin menunggu nunggu hari baik,karena saya terbayang kondisi mamak saya yang dimana mamak saya kurang sehat dan dia sendiri disana.


PHOTO MELEWATI  JALAN TERTIMBUN LONGSOR TARUTUNG MENUJU SIBOLGA

Saya berharap semua baik baik saja,kalau berjalan kaki yang terbaik,mungkin akan saya tempuh biar pun puluhan kilo meter,yang terpenting saya bisa bertemu mamak saya dan semua keluarga."terangnya via seluler.

N bancin mengaku bahwa dirinya telah melewati beberapa titik longsor .


" Dalam perjalanan saya banyak menemukan titik longsor yang menimpah permukiman di kabupaten Tapanuli Utara ,sehingga saya harus berjalan kaki dari Tarutung menuju kecamatan pandan kabupaten Tapanuli tengah."tandasnya.


Dirinya meminta agar kiranya setiap orang yang mengalami hal yang sama agar secepat mungkin bisa bertemu dengan keluarganya yang tertimpah bencana di kota Sibolga.


Dalam status Whatsap dirinya menerangkan akan berjalan biarpun ratusan kilo meter demi menemui ibunya.


(Akim).

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update